Chapter 3. Fungsionalitas Layer Aplikasi dan Protocol
Tujuan
dari mempelajari chapter ini :
·
Menggambarkan bagimana fungsi dari
tiga layer pertama dari OSI model, menyediakan layanan service untuk mengakhiri
aplikasi pengguna. Menggambarkan bagaimana layer aplikasi protokol TCP/IP
menyediakan layanan yang ditentukan oleh layer atas dari OSI model.
·
Mendefinisikan bagaiman seseorang
menggunakan layer aplikasi untuk berkomunikasi melalui jaringan informasi.
· Mengambarkan fungsi
aplikasi TCP / IP yang terkenal, seperti World Wide Web dan email, dan layanan yang
terkait (HTTP, DNS, SMB, DHCP, SMTP / POP, dan Telnet).
·
Menggambarkan proses file-sharing
yang menggunakan aplikasi peer-to-peer dan protocol Gnutella
· Menjelaskan bagaimana protokol
memastikan layanan yang berjalan pada satu jenis perangkat yang dapat
mengirim dan menerima data dari berbagai perangkat jaringan yang berbeda
· Menggunakan alat analisis jaringan
untuk memeriksa dan menjelaskan secara umum bagaimana aplikasi itu bekerja.
3.1.1
OSI dan TCIP/IP Model
OSI (Open Sistem Interconnection) merupakan representasi abstrak yang dibuat
sebagai pedoman dalam proses mendesain protocol jaringan. OSI sendiri
membagi proses jaringan menjadi 7 Layer dan masing – masing Layer
memiliki fungsi unik dan ditugaskan pada layanan atau protocol tertentu
Pada gambar diatas dalam OSI model,
informasi yang kita kirimkan dilewatkan dari 1 layer ke layer berikutnya
, yang dimulai dari layer aplikasi pada transmisi tuan rumah dilanjutkan hingga
menuju layer fisik kemudian melewati saluran komunikasi menuju host tujuan ,
dimana hasil informasi yang kita kirimkan tadi dikembalikan melalui layer fisik
sampai layer aplikasi sehingga kita dapat menikmati hasil informasi yang kita
kirimkan tadi.
Layer
ketujuh, layer aplikasi merupakan layer teratas baik pada OSI maupun pada
TCIP/IP model. Pada layer aplikasi ini menyediakan antarmuka antar aplikasi
yang kita gunakan untuk berkomunikasi dan jaringan yang mendasari dimana pesan
kita ditransmisikan. Berikut gambaran dari model OSI dan model TCIP/IP .
Meskipun TCIP/IP protocol suite dikembangkan
sebelum model OSI namun pada layer aplikasi pada TCIP/IP merupakan gabungan
dari : layer aplikasi , presentasi , sesi dari OSI model. Kebanyakan TCIP/IP
pada layer aplikasi protocol dikembangkan sebelum munculnya PC(personal
compute) , akibatnya fungsi pada protocol aplikasi ini masih sangat sedikit
dari fungsi yang ditetapkan pada model OSI bagian layer presentasi dan sesi.
Layer
Presentasi
Pada implementasi layer presentasi sendiri biasanya tidak terkait dengan
tumpukan protocol tertentu pada layer ini hanya terdapat video dan grafis saja.
Pada layer presentasi memiliki 3 fungsi utama , diantaranya :
·
Pengkodean dan
konversi data layer Aplikasi untuk
memastikan bahwa data dari perangkat sumber dapat diinterpretasikan oleh aplikasi
yang sesuai pada perangkat tujuan.
·
Kompresi data dengan
cara yang dapat didekompresi oleh perangkat tujuan.
· Enkripsi data untuk
transmisi dan dekripsi data pada saat diterima oleh tujuan.
Layer
Sesi
Fungsi pada layer ini adalah menciptakan dan memelihara dialog
antar sumber dan tujuan aplikasi. Layer Sesi menangani pertukaran informasi
untuk memulai dialog , membuat mereka untuk tetap aktif , dan untuk memulai
kembali sesi yang terganggu atau idle untuk jangka waktu yang panjang. Sebagian
besar aplikasi seperti web browser atau e-mail client , masih menggabungkan
fungsi dari layer OSI ke 5 , 6 dan 7 tadi.
Berikut
merupakan protocol TCP/IP yang paling banyak kita kenal hingga saat ini :
·
Domain Name
Service Protocol (DNS) digunakan untuk menyelesaikan nama Internet ke alamat
IP.
·
Hypertext
Transfer Protocol (HTTP) digunakan untuk mentransfer file yang membentuk
halaman web dari World Wide Web.
·
Simple Mail
Transfer Protocol (SMTP) digunakan untuk transfer mail dan lampiran.
·
Telnet, sebuah
protokol emulasi terminal, digunakan untuk menyediakan akses remote ke server
dan perangkat jaringan.
·
File Transfer
Protocol (FTP) digunakan untuk transfer file interaktif antara sistem.






0 komentar:
Posting Komentar